Melansir dari Wexner Medical Center, setiap kali mengupil, Anda juga bisa mengikis lapisan lendir (mukosa) hidung. Pada beberapa kasus, perforasi atau luka di antara lubang hidung juga bisa terjadi akibat penipisan lapisan lendir dari waktu ke waktu. Luka tersebut bisa menyebabkan upil berdarah tapi tidak mimisan. Mimisan merupakan kondisi yang terjadi ketika darah keluar dari hidung atau pendarahan dari bagian dalam hidung. Pendarahan hidung ini dapat terjadi pada siapa saja, mulai dari anak-anak hingga orang tua. Mimisan terbagi menjadi 2 jenis, yaitu mimisan anterior dan mimisan posterior. Berikut ini pembahasannya: Mimisan Anterior 4. Mimisan. Pada penderita deviasi septum, hidung akan rentan menjadi kering, sehingga dapat meningkatkan risiko mimisan. 5. Nyeri pada wajah. Kondisi deviasi septum hidung yang parah bisa menyebabkan tekanan pada dinding hidung bagian dalam. Hal ini mungkin saja menyebabkan sakit kepala atau nyeri pada wajah yang terjadi pada satu sisi. 2. Mengorek hidung. Mengorek hidung seringkali menjadi penyebab mimisan. Entah secara sadar atau tidak, banyak orang melakukannya ketika tidur. Tentunya, kebiasaan semacam ini bisa merusak pembuluh darah halus yang terletak tepat di bagian bawah hidung. Untuk mengatasinya, kenakan sarung tangan saat hidung agar tidak bisa memasukan jari ke Saat kita menekan hidung dengan tisu untuk menghentikan mimisan, kita perlu membiarkannya cukup lama dan menjaga agar tekanan pada hidung tetap konsisten. Jadi, jangan mengeceknya setiap menit untuk melihatnya berhenti atau tidak. “Jika kita melepas tekanan dari hidung terlalu sering, darah mimisan akan berhenti lebih lama,” ujar Dr. Chaaban. ME5MZz.

pendarahan dari hidung atau mimisan tts