3Membuat Project baru pada android studio untuk implementasi operasi CRUD. 4.Testing aplikasi. Sekarang kita masuk ke tahap pertama yaitu pembuatan database pada phpmyadmin. Di sini saya menggunakan server lokal dengan XAMPP. Oke., pertama kita buat dulu database nya dengan nama db_simplecrud. create database db_simplecrud AndroidStudio 3.0 : 1) Klik kanan direktori 'dapat ditarik'. 2) Klik pada: Show in Explorer. Sekarang Anda memiliki opsi explorer dengan beberapa direktori di dalamnya, salah satunya adalah 'drawable'. 3) Masuk ke direktori 'drawable'. 4) Tempatkan gambar yang Anda inginkan di sana. 5) Tutup lagi explorer. Tutorial Langkah-1: Pastikan server atau komputer anda sudah terinstall docker. Untuk mengeceknya bisa ketikan perintah docker -v. Langkah-4: buat file dengan nama Dockerfile dan isikan dengan 1 filesmerge.com. Pertama Anda bisa menggunakan layanan dari situs filesmerger.com, situs ini menawarkan layanan untuk menggabungkan file jpg dengan mudah secara online. Tentu saja yang Anda perlukan hanya koneksi internet dan perangkat komputer atau bisa juga melalui smartphone. Cara menggabungkan file foto jpg, jpeg, png tersebut cukup mudah. Jakapunya cara cepat dan gampang rename otomatis banyak file di komputer. Tips. Productivity. Cara Cepat dan Gampang Rename Otomatis Sekaligus Banyak File di Komputer Download Kwai APK 06 Terbaru 2022 untuk Android, Dapat Uang dari Video. Tips. 20 tahun yang lalu. Tautan berhasil disalin X. x. X. r3gQ. DiskGenius supports uncompressed image file of disk and partition. It is able to open and operate all kind of image files as long as it is in compressed format, such as ".img", ".ima", ".vfd" and ".flp". The following steps show how to create .img image file. Step 1. Click "Disk" → "Create New Virtual Disk File" →"Create '.img' Image File", as follows Step 2. Set file path and capacity, and click OK button to create the image. You can select a capacity from the five built in standard floppy image size 360K, 720K, and also, you can specify a capacity by yourself and then you can select an image type, "Disk Image" or "Partition Image". Disk Image is just like a real disk which can be repartitioned; Partition Image is similar to floppy disk image which can only be formatted not repartitioned. By default, DiskGenius builds bootable DOS system in the image when it is created. Thus, this bootable image file can be used to boot a virtual machine or make bootable CD. Due to the software copyright, DiskGenius adopts FreeDOS which is small, free and compatible with MS-DOS. If you do need to use MS-DOS system, you can just replace files of the folder "dos" in the directory of DiskGenius with MS-DOS system files. DiskGenius opens the image file once it is created. Besides, you can add other files to the image by using the function of copying files. Swiftkey permite adicionar fotos da galeria do Samsung ou Xiaomi para a área de transferência do teclado Copiar imagem para a área de transferência em um celular Android não é possível apenas com os aplicativos nativos do sistema. Para copiar e colar uma foto da galeria, usuários do sistema do Google devem baixar e instalar o Swiftkey, teclado virtual da Microsoft que permite copiar imagens no Android de maneira mais fácil. O app tem a ferramenta "Coleção", que dá acesso às fotos da galeria e possibilita colá-las, a partir do teclado, em outro serviço, como em alguma rede social. O Swiftkey está disponível para Android e iPhone iOS, e pode ser usado por vários modelos com o sistema do Google, como celulares Samsung ou Xiaomi. Veja no tutorial a seguir como copiar foto no Android e colar a imagem em outro aplicativo. Swiftkey permite copiar e colar imagens da galeria do Android — Foto Raquel Freire/TechTudo Quer comprar celular, TV e outros produtos com desconto? Conheça o Compare TechTudo Como copiar e colar fotos no Android Passo 1. Baixe e instale o Swiftkey pela Play Store. Ao abrir a página inicial do aplicativo, toque sobre "ativar Swiftkey" para gerenciar o teclado do seu celular. Nas configurações, ative a chave ao lado do Swiftkey; Configure o Swiftkey no celular Android — Foto Reprodução/TechTudo Passo 2. De volta ao app, toque sobre "selecionar Swiftkey" e assinale o aplicativo na janela que é exibida em seguida; Ative o teclado Swiftkey no celular — Foto Reprodução/TechTudo Passo 3. Agora, assinale "obter melhores predições" para concluir a configuração. Toque sobre "agora não" para pular a etapa de login no Swiftkey. O teclado agora está instalado e pronto para ser usado no Android; Desative o login do Swiftkey para prosseguir — Foto Reprodução/TechTudo Passo 4. Abra o aplicativo em que deseja colar a imagem da galeria do celular. Por exemplo, no WhatsApp, basta tocar sobre a barra de texto para exibir o teclado. Então, toque sobre o ícone de alfinete na barra inferior do Swiftkey; Abra algum aplicativo, como o WhatsApp, para colar a imagem no Android — Foto Reprodução/TechTudo Passo 5. Na seção "coleção", toque sobre o ícone de câmera para adicionar fotos ao teclado. O Swiftkey exibirá as fotos da galeria do seu celular. Selecione a imagem desejada; Acesse as fotos da galeria pelo Swiftkey — Foto Reprodução/TechTudo Passo 7. A foto será exibida no teclado. Então aperte o botão azul no canto inferior direito para colar a foto no WhatsApp. O mensageiro exibirá a imagem em tamanho cheio para confirmar o envio na conversa. Selecione a opção de envio; Escolha a foto e envie pelo WhatsApp — Foto Reprodução/TechTudo Passo 8. A foto colada na galeria do celular aparecerá na conversa do WhatsApp. A imagem aparecerá colada na conversa no WhatsApp — Foto Reprodução/TechTudo Como fazer colagens de fotos nos Stories do Instagram sem instalar nada Saiba Mais Como mudar o teclado do celular Android e iPhone iOS Descubra como extrair o texto de uma imagem no Android Como duplicar fotos e vídeos no iPhone e manter arquivos originais Android Google Google Play Store Internet Microsoft Produtividade Redes sociais Samsung Sistemas Operacionais SwiftKey WhatsApp Xiaomi iOS iPhone iPhone 14 Plus - Ketika menerima foto yang dikirim via WhatsApp, tak jarang foto tersebut terlihat blur karena kualitasnya turun. Hal itu disebabkan karena WhatsApp mengompresi file foto yang dikirim, sehingga ukurannya lebih kecil dan mudah ditransfer Namun, ada cara untuk membuat foto yang dikirim lewat WhastApp tetap pada resolusi tinggi, sehingga foto tidak akan blur. Bagaimana cara kirim foto di WhatsApp tanpa mengurangi kualitas aslinya? Cara kirim foto di WhatsApp tanpa mengurangi kualitas aslinya adalah dengan memanfaatkan fitur berkirim dokumen. Jenis file ini sedikit memakan waktu upload, apalagi jika ukuran file cukup file foto yang dikirim tidak akan turun kualitasnya layaknya mengirim foto dengan cara biasa. Baca juga Cara Mengirim Isi Percakapan WhatsApp ke Pengguna Lain lewat E-mail Cara kirim foto di WhatsApp tanpa mengurangi kualitas aslinya bisa dilakukan baik di ponsel Android maupun iOS. Di kedua platform ini caranya hampir mirip, hanya saja untuk iPhone/iPad, caranya sedikit lebih rumit. Android Di ponsel Android, cara mengirim foto via WhatsApp tanpa menurunkan resolusi, atau berupa dokumen bisa dilakukan dengan cara lebih mudah. Sebagaimana mengirim foto biasa, klik menu lampiran berupa ikon penjepit kertas di bagian bawah, atau sebelah ikon kamera. Kemudian, pilih opsi dokumen. Lanjutkan dengan klik "browse other documents" cari dokumen lain. Pilih foto mana yang akan dipilih, jika hanya memilih satu, klik opsi "send" kirim yang muncul secara pop-up. Jika ingin mengirim lebih dari satu foto, tahan satu foto hingga muncul tanda centang biru, lalu pilih beberapa foto lain yang yang dikehendaki. Kemudian pilih opsi "open" yang ada di kanan atas, dan pilih opsi "send". Tangkapan layar cara mengirim foto beresolusi tinggi berupa dokumen di yang terkirim akan berupa file dokumen dengan format JPG. Bedanya dengan pengiriman foto biasa, thumbnail foto tidak akan terlihat. Sehingga, penerima harus membuka file tersebut lebih dulu untuk mengetahui isi foto. Dikarenakan pengiriman berbentuk dokumen, maka foto tidak akan masuk ke galeri foto melainkan ke folder "files". Foto bisa ditemukan di "WhatsApp Documents". iOS iPhone/iPad Pengiriman serupa melalui iPhone agak sedikit rumit. Sebab membutuhkan bantuan "Files App" untuk menautkannya ke iCloud. Setelah gambar tersimpan di "Files App", cara pengirimannya sama dengan Android. Tangkapan layar bentuk file dokumen JPG di Android. Pilih ikon lampiran, lalu pilih file gambar yang telah disimpan di "Files App", lantas kirimkan gambar tersebut. Baca juga Cara Membuat Link Grup WhatsApp untuk Dibagikan Karena resolusi gambar yang tidak dikompresi, tentu konsekuensinya adalah penggunaan data yang lebih banyak untuk mengunggah gambar. Namun resolusi tetap terjaga. Waktu yang dibutuhkan untuk upload atau pengiriman juga agak sedikit lama, dibandingkan dengan pengiriman foto cara biasa, atau yang dikompresi. Tapi tidak ada salahnya menggunakan cara ini jika memang foto beresolusi tinggi dibutuhkan segera. Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Mari bergabung di Grup Telegram " News Update", caranya klik link kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel. Tetap teratur dengan koleksi Simpan dan kategorikan konten berdasarkan preferensi Anda. 1. Pengantar Dalam codelab ini, Anda akan mempelajari cara menambahkan gambar ke aplikasi menggunakan ImageView. Prasyarat Cara membuat dan menjalankan aplikasi baru di Android Studio. Cara menambahkan dan menghapus, serta menetapkan atribut di TextViews menggunakan Layout Editor. Yang akan Anda pelajari Cara menambahkan gambar atau foto ke aplikasi Android. Cara menampilkan gambar di aplikasi menggunakan ImageView. Cara mengekstrak teks ke resource string untuk memudahkan penerjemahan aplikasi dan menggunakan kembali string tersebut. Cara membuat aplikasi dapat digunakan oleh banyak orang. Yang akan Anda buat Memperluas aplikasi Selamat Ulang Tahun untuk menambahkan gambar. Yang Anda perlukan Komputer yang dilengkapi Android Studio. Aplikasi dari codelab Membuat Kartu Ulang Tahun. 2. Menyiapkan aplikasi Buka project Anda dari codelab sebelumnya di Android Studio. Anda dapat menggunakan kode solusi atau kode yang sudah Anda buat. Saat Anda menjalankan aplikasi, maka akan terlihat seperti ini. Menambahkan gambar ke project Anda Dalam tugas ini, Anda akan mendownload gambar dari internet dan menambahkannya ke aplikasi Selamat Ulang Tahun. Klik di sini untuk mengakses gambar kartu ulang tahun Anda di GitHub. Klik tombol Download di sebelah kanan. Tindakan ini akan menampilkan gambar dengan sendirinya. Klik kanan pada gambar dan simpan file ke komputer sebagai Catat tempat Anda menyimpannya misalnya, folder Downloads. Di Android Studio, klik View > Tool Windows > Resource Manager di menu atau klik tab Resource Manager di sebelah kiri jendela Project. Klik tanda + yang ada di bawah Resource Manager, lalu pilih Import Drawables. Tindakan ini akan membuka file browser. Di file browser, temukan file gambar yang sudah didownload, lalu klik Open. Klik Next. Android Studio akan menampilkan pratinjau gambar. Klik Import. Jika gambar berhasil diimpor, Android Studio akan menambahkan gambar ke daftar Drawable. Daftar ini mencakup semua gambar dan ikon Anda untuk aplikasi. Sekarang Anda dapat menggunakan gambar ini di aplikasi Anda. Kembali ke tampilan project dengan mengklik View > Tool Windows > Project di menu atau tab Project di bagian paling kiri. Pastikan bahwa gambar ada di folder drawable pada aplikasi Anda dengan meluaskan app > res > drawable. 3. Menambahkan ImageView Anda memerlukan sebuah tempat untuk menampilkan gambar di aplikasi Anda. Sama seperti Anda menggunakan TextView untuk menampilkan teks, Anda dapat menggunakan ImageView untuk menampilkan gambar. Dalam tugas ini, Anda akan menambahkan ImageView ke aplikasi, dan menyetel gambarnya ke gambar kue yang sudah didownload. Kemudian Anda akan memosisikannya dan menyesuaikan ukurannya sehingga memenuhi layar. Menambahkan ImageView dan menyetel gambarnya Di jendela Project, buka app > res > layout > Di Layout Editor, buka Palette dan tarik ImageView ke aplikasi Anda. Letakkan di dekat bagian tengah dan jangan tumpang-tindih dengan teks Dialog Pick a Resource akan terbuka. Dialog ini mencantumkan semua resource gambar yang tersedia untuk aplikasi Anda. Perhatikan gambar tanggal lahir yang tercantum di bawah tab Drawable. Resource drawable adalah konsep umum untuk grafis yang dapat digambar di layar. Resource drawable ini termasuk gambar, bitmap, dan ikon serta banyak tipe resource lainnya yang digambar. Pada dialog Pick a Resource, temukan gambar kue dalam daftar Drawable. Klik gambar, lalu klik OK. Tindakan ini akan menambahkan gambar ke aplikasi Anda, tetapi letaknya mungkin tidak pas dan ukurannya tidak memenuhi layar. Anda akan memperbaikinya di langkah berikutnya. Memosisikan dan mengukur ImageView Klik dan tarik ImageView di sekitar Layout Editor, dan perhatikan bahwa saat Anda menyeret, kotak merah muda akan muncul di sekitar layar aplikasi di tampilan Design. Kotak merah muda menunjukkan batas layar untuk memosisikan ImageView. Letakkan ImageView dengan tepi kiri dan kanan sejajar kotak merah muda. Android Studio akan mengepaskan gambar ke tepi saat Anda hampir mencapainya. Anda akan menangani bagian atas dan bawah sebentar lagi. Views di ConstraintLayout perlu memiliki batasan horizontal dan vertikal untuk memberi tahu ConstraintLayout cara memosisikannya. Anda akan menambahkan batasan tersebut nanti. Arahkan kursor ke lingkaran di bagian atas garis batas ImageView, dan tandai dengan lingkaran lain. Seret lingkaran ke bagian atas layar aplikasi, dan tanda panah akan menghubungkan lingkaran ke pointer seiring Anda menariknya. Tarik untuk mengepaskannya ke bagian atas layar. Anda telah menambahkan batasan dari bagian atas ImageView ke bagian atas ConstraintLayout. Tambahkan batasan dari bagian bawah ImageView ke bagian bawah ConstraintLayout. Letaknya mungkin terlalu dekat dengan tepi untuk bisa ditarik, seperti yang Anda lakukan di bagian atas. Jika demikian, Anda dapat mengeklik tanda + di bagian bawah pada Constraint Widget di jendela Attributes untuk menambahkan batasan. Pastikan marginnya 0. Di panel Attributes, gunakan Constraint Widget untuk menambahkan margin 0 ke sisi kiri dan kanan. Tindakan ini akan otomatis membuat batasan ke arah tersebut. Sekarang gambar sudah berada di tengah, tetapi belum memenuhi seluruh layar. Anda akan memperbaikinya di langkah berikutnya Di bawah Constraint Widget di bagian Constraint, tetapkan layout_width ke 0dp match constraint. 0dp adalah suatu singkatan untuk memberi tahu Android Studio agar menggunakan match constraint untuk lebar ImageView. Batasan yang baru saja Anda tambahkan akan menjadikannya selebar ConstraintLayout, dikurangi margin. Tetapkan layout_height ke 0dp match constraint. Batasan yang Anda tambahkan akan menjadikan ImageView setinggi ConstraintLayout, dikurangi margin. ImageView selebar dan setinggi layar aplikasi, tetapi gambar diletakkan di tengah dalam ImageView dan ada banyak spasi kosong di atas dan bawah gambar. Namun, karena komposisi seperti ini tidak terlihat menarik, Anda harus menyesuaikan scaleType dari ImageView, yang menjelaskan cara menyesuaikan ukuran dan menyelaraskan gambar. Baca lebih lanjut ScaleType dalam panduan referensi developer. Aplikasi Anda sekarang seharusnya terlihat seperti di bawah ini. Cari atribut scaleType. Anda mungkin perlu men-scroll ke bawah atau menelusuri atribut ini. Coba tetapkan nilai scaleType yang berbeda untuk mengetahui dampaknya. Setelah selesai, tetapkan scaleType ke centerCrop karena ini akan membuat gambar mengisi layar tanpa mendistorsinya. Gambar kue kini akan memenuhi seluruh layar, seperti yang ditunjukkan di bawah ini. Namun, kini Anda tidak dapat melihat tanda tangan dan ucapan selamat ulang tahun. Anda akan memperbaikinya di langkah berikutnya. Memindahkan ImageView ke belakang teks Setelah membuat ImageView agar mengisi layar, Anda tidak dapat melihat teksnya lagi. Itu karena gambar sekarang menutupi teks. Ternyata, urutan penempatan elemen UI sangatlah penting. Tadi Anda menambahkan TextViews terlebih dahulu, lalu menambahkan ImageView, yang berarti ImageView ada di posisi teratas. Jika Anda menambahkan sejumlah tampilan ke tata letak, tampilan tersebut akan ditempatkan di urutan belakang daftar tampilan yang ada, dan akan digambar sesuai urutannya dalam daftar. ImageView ditambahkan ke akhir daftar Views di ConstraintLayout, yang berarti akan digambar terakhir dan digambar di atas TextViews. Untuk memperbaikinya, Anda harus mengubah urutan tampilan dan memindahkan ImageView ke awal daftar agar digambar terlebih dahulu. Di Component Tree, klik ImageView, dan tarik ke atas TextViews tepat di bawah ConstraintLayout. Garis biru beserta ikon segitiga akan muncul dan menunjukkan batasan ImageView. Letakkan ImageView tepat di bawah ConstraintLayout. ImageView sekarang ada di urutan pertama dalam daftar di bawah ConstraintLayout, dan TextViews berada setelahnya. Teks "Selamat Ulang Tahun, Bud!" dan "Dari Annisa". kini seharusnya terlihat. Untuk saat ini, abaikan peringatan tidak ada deskripsi konten. Selamat! Anda telah menambahkan gambar ke aplikasi Android! 4. Menerapkan praktik coding yang baik Saat Anda menambahkan TextViews di codelab sebelumnya, Android Studio menandainya dengan segitiga peringatan. Pada langkah ini, Anda akan memperbaiki peringatan tersebut dan juga memperbaiki peringatan di ImageView. Menerjemahkan Saat Anda menulis aplikasi, penting untuk diingat bahwa aplikasi mungkin diterjemahkan ke bahasa lain. Seperti yang sudah Anda pelajari di codelab sebelumnya, string adalah rangkaian karakter seperti "Selamat Ulang Tahun, Bud!". String yang di-hardcode adalah string yang ditulis langsung dalam kode aplikasi Anda. String tersebut membuat aplikasi lebih sulit diterjemahkan ke bahasa lain, dan juga lebih sulit untuk digunakan kembali di berbagai tempat di aplikasi. Anda dapat mengatasi masalah tersebut dengan "mengekstrak string ke file resource". Itu berarti, masukkan string ke dalam sebuah file, beri nama, lalu gunakan nama tersebut setiap kali Anda ingin menggunakan string ini, bukan meng-hardcode string yang ada di dalam kode. Nama filenya akan tetap sama, meskipun Anda mengubah string atau menerjemahkannya ke bahasa lain. Klik segitiga oranye di samping TextView pertama yang memuat tulisan "Selamat Ulang Tahun, Bud!" Android Studio akan membuka jendela berisi informasi lebih lanjut dan perbaikan yang disarankan. Anda mungkin perlu men-scroll ke bawah untuk melihat Suggested Fix. Klik tombol Fix. Android Studio akan menampilkan dialog Extract Resource. Dalam dialog ini, Anda dapat menyesuaikan nama resource string dan sejumlah informasi terkait cara penyimpanannya. Resource name merupakan nama yang dipakai untuk string. Resource value adalah isi dari string-nya. Pada dialog Extract Resource, ubah Resource name menjadi happy_birthday_text. Resource string harus memiliki nama huruf kecil, dan jika namanya terdiri dari beberapa kata harus dipisahkan dengan garis bawah. Biarkan setelan lain menggunakan setelan default. Klik tombol OK. Di panel Attributes, temukan atribut text, dan perhatikan bahwa Android Studio otomatis menetapkannya ke string/happy_birthday_text untuk Anda. Buka app > res > values > dan perhatikan bahwa Android Studio telah membuat resource string yang disebut happy_birthday_text. Happy Birthday Happy Birthday, Sam! File memiliki daftar string yang akan dilihat pengguna di aplikasi Anda. Perhatikan bahwa nama aplikasi Anda juga merupakan resource string. Dengan menempatkan string di satu tempat, Anda bisa menerjemahkan semua teks dalam aplikasi dengan mudah, dan menggunakan kembali string di berbagai bagian aplikasi dengan lebih mudah. Ikuti langkah yang sama untuk mengekstrak teks tanda tangan TextView, dan beri nama resource string-nya sebagai signature_text. File yang sudah jadi akan terlihat seperti ini. Happy Birthday Happy Birthday, Sam! From Emma. Memeriksa aksesibilitas aplikasi Anda Dengan mengikuti praktik coding yang baik untuk aksesibilitas, semua pengguna, termasuk pengguna dengan disabilitas, dapat lebih mudah menjelajahi dan berinteraksi dengan aplikasi Anda. Android Studio menyediakan petunjuk dan peringatan agar aplikasi Anda lebih mudah diakses. Pada Component Tree, perhatikan segitiga oranye di sebelah ImageView yang sebelumnya Anda tambahkan. Jika mengarahkan pointer ke atasnya, Anda akan melihat tooltip yang berisi peringatan tentang atribut contentDescription' yang tidak ada pada gambar. Deskripsi konten, yang berfungsi menjelaskan tujuan elemen UI, dapat membuat aplikasi Anda jadi lebih bermanfaat jika digunakan dengan fitur TalkBack. Namun, gambar yang ada dalam aplikasi ini hanya disertakan sebagai penghias saja. Jadi, Anda tidak perlu menyetel deskripsi konten yang akan diucapkan kepada pengguna. Untuk melakukannya, cukup beri tahu TalkBack untuk melewati ImageView dengan menyetel atribut importantForAccessibility ke no. Di Component Tree, pilih ImageView. Di jendela Attributes, di bagian All Attributes, cari importantForAccessibility dan tetapkan ke no. Segitiga oranye di samping ImageView akan hilang. Jalankan lagi aplikasi Anda untuk memastikan aplikasi masih berfungsi dengan baik. Selamat! Anda telah menambahkan gambar ke aplikasi Selamat Ulang Tahun dengan mengikuti panduan aksesibilitas sehingga mudah diterjemahkan ke bahasa lain! 5. Kode solusi Kode solusi untuk aplikasi Selamat Ulang Tahun telah kami upload ke GitHub jika Anda ingin tahu seluruh kode yang dipakai untuk aplikasi ini. GitHub adalah layanan yang dapat digunakan developer untuik mengelola kode project software yang mereka buat. Layanan ini menggunakan Git sebagai sistem kontrol versi yang memantau jika ada perubahan pada setiap versi kode. Jika Anda pernah melihat histori versi dokumen di Google Dokumen, Anda dapat melihat waktu dan hasil edit pada dokumen sebelumnya. Proses di GitHub kurang lebih sama, Anda dapat melacak histori versi kode yang ada di sebuah project. Cara ini sangat membantu jika Anda mengerjakan sendiri atau bersama tim. GitHub juga memiliki situs web yang dapat digunakan untuk melihat dan mengelola project. Anda dapat menggunakan link GitHub berikut ini untuk mencari file project Selamat Ulang Tahun secara online atau mendownloadnya ke komputer. Untuk mendapatkan kode yang dipakai pada codelab ini dan membukanya di Android Studio, lakukan hal berikut. Mendapatkan kode Klik URL yang diberikan. Tindakan ini akan membuka halaman GitHub project di browser. Di halaman GitHub project, klik tombol Code yang akan menampilkan dialog. Di dialog, klik tombol Download ZIP untuk menyimpan project di komputer. Tunggu download selesai. Temukan file di komputer Anda mungkin di folder Downloads. Klik dua kali pada file ZIP untuk mengekstraknya. Tindakan ini akan membuat folder baru yang berisi file project. Membuka project di Android Studio Mulai Android Studio. Di jendela Welcome to Android Studio, klik Open an existing Android Studio project. Catatan Jika Android Studio sudah terbuka, pilih opsi menu File > New > Import Project. Di dialog Import Project, buka lokasi folder project yang telah diekstrak kemungkinan ada di folder Downloads. Dalam folder project, pilih folder Selamat Ulang Tahun. Klik Open. Tunggu Android Studio membuka project. Klik tombol Run untuk mem-build dan menjalankan aplikasi. Pastikan aplikasi di-build seperti yang diharapkan. Cari file project di jendela alat Project untuk melihat cara aplikasi disiapkan. 6. Ringkasan Resource Manager di Android Studio membantu menambahkan dan mengatur gambar serta resource lainnya. ImageView adalah elemen UI untuk menampilkan gambar di aplikasi. ImageViews harus memiliki deskripsi konten agar aplikasi juga dapat diakses oleh penyandang disabilitas. Teks yang ditampilkan kepada pengguna, seperti ucapan ulang tahun, harus diekstrak ke resource string agar aplikasi mudah diterjemahkan ke bahasa lain. 7. Mempelajari lebih lanjut Kosakata Dasar-Dasar Android di Kotlin Resource Manager di Android Studio Kelas ImageView Aksesibilitas Mendukung berbagai bahasa Mulai Menggunakan GitHub 8. Berlatih sendiri Lakukan hal berikut Buat aplikasi kartu ulang tahun dengan desain Anda sendiri. Mulailah dengan memikirkan Views yang akan diperlukan. Urutan apa yang paling mudah untuk ditambahkan? Gambar apa yang perlu Anda tambahkan ke folder drawable? Ada dua jenis gambar bitmap yang umum digunakan untuk aplikasi Android, yaitu file JPEG dan file PNG. File PNG dapat memiliki area transparan kosong di dalamnya. Baca format gambar selengkapnya di referensi developer. Jangan lupa memosisikan Views terlebih dahulu dengan batasan dan margin, lalu menata gayanya. Untuk membuat teks lebih menarik di beberapa gambar, coba bereksperimen dengan shadowColor, shadowDx, shadowDy, dan shadowRadius Periksa hasil kerja Anda Aplikasi yang sudah selesai akan berjalan tanpa error dan menampilkan kartu ulang tahun yang sudah Anda desain. Selamat, Anda berhasil membuat Kartu Ulang Tahun sendiri! Bagikan aplikasi buatan Anda di media sosial, dan gunakan hashtag LearningKotlin sehingga kami dapat melihatnya! Kecuali dinyatakan lain, konten di halaman ini dilisensikan berdasarkan Lisensi Creative Commons Attribution sedangkan contoh kode dilisensikan berdasarkan Lisensi Apache Untuk mengetahui informasi selengkapnya, lihat Kebijakan Situs Google Developers. Java adalah merek dagang terdaftar dari Oracle dan/atau afiliasinya.

cara membuat file img android